Apa yang Anda pikirkan jika saya menulis kata Yogyakarta? Pastinya yang terlintas di benak kalian yaitu peninggalan dan situs sejarah pada masa lampau. Ya, kota Yogyakarta ini tidak pernah habisnya menyimpan berbagai seni budaya serta nilai-nilai historis nya, bahkan masih terdapat situs-situs peninggalan yang memiliki umur ratusan tahun.

Nah, mengenai sebuah peninggalan yang ada di Yogyakarta, pastinya semua orang sudah tahu sebuah icon apa yang tersohor di kota pelajar tersebut. Yapz, yaitu Candi Prambanan dan Candi Borobudur. Hal pertama yang akan kita bahas dalam artikel ini yaitu Candi Prambanan.

Candi Prambanan adalah kompleks candi Hindu terbesar di Indonesia yang dibangun pada abad ke-9 Masehi. Candi ini dipersembahkan untuk Trimurti Tiga dewa utama Hindu yaitu Brahma sebagai dewa pencipta, Wisnu sebagai dewa pemelihara, dan Siwa sebagai pemusnah.

Candi ini berlokasi di Bokoharjo, Prambanan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta dan juga berlokasi di Prambanan, kabupaten Klaten, Jawa Tengah. Ini dikarenakan Candi Prambanan sebagai batas antara Yogyakarta dan Jawa tengah. Candi Prambanan ini tergolong mudah dijangkau karena letaknya yang berada di jalan raya solo-Jogja.

Dari kota Jogja, kalian dapat menggunakan transportasi umum trans Jogja yang berhenti di halte pasar Prambanan. Selain itu, semua bus antar kota jurusan solo juga bisa mengantarkan kalian untuk sampai di depan Candi Prambanan. Sangat mudah bukan?

Dan inilah 10 fakta menarik mengenai Candi Prambanan yang harus kalian ketahui yaitu :

1. Legenda Roro Jonggrang

Banyak orang yang bertanya siapa sosok yang membangun Candi Prambanan? Dalam hal ini terdapat beberapa cerita yang menyatakan bahwa Candi Prambanan dibangun oleh sosok Bandung Bondowoso selama 1 malam yang dibantu oleh makhluk gaib.

Legenda tersebut mengisahkan tentang pangeran Bandung Bondowoso yang jatuh cinta pada Putri Roro Jonggrang, Putri Raja Boko. namun sang putri menolak lamaran untuk menikah karena Bandung Bondowoso telah membunuh Raja boko dan memerintah kerajaannya. Bandung Bondowoso bersikeras untuk menikah, Namun tetapi Roro Jonggrang mengajukan satu syarat yang tidak mungkin. Yaitu Bandung Bondowoso harus membangun 1000 Candi hanya dalam satu malam.

Pangeran Bandung Bondowoso menyanggupi permintaan Roro Jonggrang dan segera memulai meditasi dan menyuruh banyak makhluk gaib dan dibantu para Roh untuk mengerjakan Candi itu. Pangeran berhasil membangun 999 candi. Ketika hendak menyelesaikan persyaratannya, Sang Putri membangunkan pelayan istananya dan memerintahkan para wanita di desa untuk mulai menumbuk padi dan menyalakan api di timur kuil.

Berusaha membuat pangeran percaya bahwa matahari akan segera terbit. Pangeran sangat marah dan membalas dendam, Pangeran mengutuk Roro Jonggrang serta mengubahnya menjadi batu. Dan akhirnya Roro Jonggrang menjadi yang terakhir dan terindah dari 1000 batu Candi. Itulah legenda mengenai asal-usul Candi Prambanan sudah menjadi cerita turun-temurun dan di yakini oleh penduduk setempat dan inilah Keindahan Ragam budaya Indonesia.

2. Sejarah

Berdasarkan prasasti Siwagrha nama asli kompleks Candi ini adalah Siwagrha dalam bahasa Sansekerta berarti (Rumah Siwa). Dan menurut prasasti siwagrha, Candi ini mulai dibangun pada abad ke-850 Masehi oleh Rakai Pikatan.

Menurut prasasti Shivagrha Tahun 856 M, Candi ini dibangun untuk menghormati Dewa Siwa, dan mempunyai nama asli yaitu Siwa-Grha ( rumah siwa) atau Siwa Laya (Alam Siwa). Candi ini bersemayam Arca Siwa Mahadewa, setinggi 3 M yang menunjukkan bahwa di candi ini, Dewa Siwa lah yang Lebih diutamakan .

3. Warisan Dunia

Candi ini termasuk situs warisan dunia UNESCO yang ditetapkan sejak tahun 1991. Candi Hindu terbesar di Indonesia sekaligus salah satu Candi Hindu terindah di Asia tenggara. Candi Prambanan inilah menjadi Daya tarik kunjungan wisatawan dari seluruh dunia.

Arsitektur bangunan ini berbentuk tinggi dan ramping sesuai dengan arsitektur Hindu pada umumnya dengan Candi Siwa sebagai Candi utama memiliki ketinggian mencapai 47 meter menjulang di tengah kompleks gugusan candi-candi yang lebih kecil.

Candi Prambanan sempat mengalami beberapa kali proses pemugaran dan di renovasi sejak gempa Jogja tahun 2006 yang mengakibatkan kerusakan yang cukup parah pada bangunan candi.

4. Terdiri Dari 3 Zona

Kompleks Candi Prambanan itu sendiri memiliki 3 Zona. Untuk zona pertama disebut dengan Zona Luar, untuk Zona kedua disebut dengan Zona Tengah. Untuk zona kedua ini berisi ratusan Candi kecil.
Dan untuk Zona ketiga disebut dengan zona batin suci. Zona ketiga ini berisi 8 Candi utama dan 8 candi kecil.

5. Dirancang Menyerupai Gunung Semeru

Menurut kosmologi Hindu kuno, Candi Prambanan di desain menyerupai puncak Mahameru. karena, orang zaman dahulu memiliki kepercayaan bahwa Mahameru merupakan rumah para dewa. Secara tidak langsung dipercayai Gunung ini sebagai rumah dari para dewa .

Candi ini juga mengikuti pola alam semesta yang dimiliki oleh kosmologi Hindu kuno. Terbagi dari beberapa lapis lokamulai dari yang kurang Suci hingga paling suci.

6. Relief Bercerita Mengenai Ramayana

Di dalam candi ini akan mendapatkan sebuah cerita yang menarik. kalian bisa melihat cerita tersebut di setiap reliep yang tercantum di dinding candi ini. Dan cerita tersebut menceritakan bagaimana kisah kehidupan Ramayana. Alur cerita Ramayana dimulai dari Pradaksina atau sisi timur dari kompleks Candi Siwa. Supaya kalian bisa mengikuti alur ceritanya. Dan kalian harus mengikuti jalan memutar sesuai dengan arah jarum jam dari situlah kalian bisa melanjutkan cerita Ramayana di sisi barat Candi Brahma.

7. Bangunan Penyembahan Dewa Siwa

Menurut fakta, bahwa Candi ini sendiri menjadi candi Hindu terbesar yang diperuntukkan untuk penyembahan Dewa Siwa di Indonesia. Candi ini memiliki puncak Candi Siwa yang berdiri setinggi 47 meter.

8. Flora dan Fauna

Jika kalian memperhatikan di saat di dalam bangunan candi terdapat relief-relief berbagai Flora dan Fauna Indonesia. Di dalam Relief di dinding candi kalian dapat menemukan berbagai macam flora dan fauna dari mulai yang unik hingga yang langka. Dan terdapat pula penggambaran fauna yang aneh seperti memiliki badan manusia. di dalam kompleks Candi Prambanan ini juga kalian bisa menemukan area tempat hidup berbagai jenis hewan seperti Rusa, Kuda, dan Kasuari.

9. Halilintar

keunikan lain yang ditunjukkan oleh Candi Prambanan dapat Anda lihat melalui bagian puncak yang dimilikinya. dalam bagian tersebut terdapat tampilan mahkota yang juga dikenal dengan sebutan puncak Mastaka. Bagian tersebut juga dikenal sebagai lambang dari intan atau simbol halilintar.

10. Tiket Masuk

Tiket masuk untuk memasuki kawasan kompleks Candi Prambanan pada tahun 2020 ini adalah Rp 50.000 setiap hari. Sedangkan bagi pengunjung anak-anak dengan usia 3-10 tahun, harga tiket masuk ke Candi Prambanan 2020 dibanderol sebesar Rp 25.000 per orang.

Dan anda harus mengenakan kain batik selama mengelilingi komplek Candi Prambanan. Tidak hanya itu, Pada malam hari di komplek Candi Prambanan digelar pagelaran seni teater tergantung jadwal yang tersedia dengan harga tiket di kelas yang berbeda-beda yaitu mulai dari Rp 100.000 hingga Rp 375.000.

Nah itulah fakta menarik tentang Candi Perambanan yang harus Anda ketahui, Semoga bisa bermanfaat dan menambah wawasan bagi para pembaca, Sampai jumpa di artikel selanjutnya daaa…