Liburan bisa menjadi pengalaman yang melelahkan secara emosional, bahkan pada saat-saat terbaik. Di tengah tantangan pandemi yang terasing, perasaan gelisah, kesepian dan putus asa bisa meningkat sepuluh kali lipat. Ditambah lagi mendekati tahun bar seperti sekarang ini, dimana di informasikan akan adanya varian baru penyebaran covid 19. Tentu menjadi perasaan yang tidak menentu antara melanjutkan liburan atau tidak.

Alih-alih perayaan liburan meriah yang khas, banyak orang sekarang melihat waktu tahun ini dengan kurang gembira. Mereka ingat kehilangan orang yang dicintai, sangat dirindukan pada acara-acara khusus ini. Orang dewasa muda dapat merasa paling terpengaruh ketika mereka mencemaskan tentang perpecahan rumah tangga dengan orang tua yang tidak lagi menikah dan persaingan antar saudara ketika mereka mencoba untuk mengimbangi saudara atau saudari yang berprestasi.

Mereka juga mengkhawatirkan nilai-nilai harga diri dan prospek masa depan mereka sendiri baik secara profesional maupun pribadi. Perasaan ini dapat diperbesar karena mereka tetap terisolasi selama pandemi.

Berikut adalah lima langkah positif yang dapat diambil oleh kaum muda untuk bertahan secara emosional di musim liburan.

1. Menjaga Hubungan dengan Rekan

Satu atau dua orang teman dekat dapat membantu Anda meredakan sebagian besar kecemasan yang disebabkan oleh kurangnya pertemuan keluarga yang besar. Meskipun tempat pertemuan biasa seperti bar dan restoran menghadapi banyak batasan, berkumpul di lokasi luar ruangan tetap dapat memberikan rasa kebersamaan.

Pertemuan kecil dengan jarak sosial yang tepat dapat menjadi solusi untuk menenangkan kecemasan ekstra. Sebagai pengganti acara tatap muka, panggilan telepon, teks, dan zoom dapat digunakan untuk tetap berhubungan dengan siapa pun baik dekat atau jauh.

2. Fokus pada Pikiran Positif

Luangkan lebih banyak waktu, baik secara langsung atau online, dengan mereka yang menawarkan dukungan dan dorongan semangat. Singkirkan orang-orang yang getarannya cenderung lebih negatif. Alih-alih memikirkan kemalangan, fokuslah pada apa yang Anda miliki dan bersyukurlah Anda memilikinya. Ingat kembali kenangan positif dari liburan sebelumnya dan nikmati kenangan itu.

3. Berpartisipasi Secara Virtual

Pandemi telah menciptakan kebutuhan akan lebih banyak acara untuk dirayakan secara virtual. Ini termasuk pesta ulang tahun, hari jadi dan bahkan pernikahan. Acara liburan tidak terkecuali. Partisipasi memungkinkan Anda untuk mengambil bagian tanpa tingkat kecemasan yang mungkin Anda rasakan dari acara besar secara langsung. Ini juga membantu Anda menjaga hubungan keluarga dan merasa tidak terlalu terisolasi.

4. Isi Waktu Olahraga

Jalan cepat di luar ruangan atau olahraga besar-besaran di rumah dapat membantu Anda menghilangkan sebagian energi negatif yang mungkin Anda rasakan. Beberapa aplikasi, dari yoga hingga bersepeda, memungkinkan Anda berolahraga dengan grup online dan menenangkan perasaan terisolasi. Anda tidak hanya akan meningkatkan semangat Anda tetapi juga tubuh Anda, dan melihat perubahan positif dalam penampilan Anda.

5. Mendekatkan Diri dengan Tuhan

Liburan adalah waktu yang tepat untuk mengukuhkan iman Anda kepada Tuhan dan Anda tetap bisa berdoa. Yakinlah bahwa tidak peduli krisis pribadi apa pun yang Anda rasakan, Tuhan akan selalu ada untuk membantu Anda melewatinya. Tuhan selalu bersamamu. Ingatlah Anda tidak pernah sendiri.

Kesimpulan nya adalah tetap selalu bersyukur akan apa yang sedang kita alami saat ini, selalu berpikir positif dan tetap sayangi diri Anda dan keluarga Anda. Sehingga musim liburan pada masa pandemi ini bisa dirasakan dengan penuh bahagia. Semoga ulasan diatas bisa bermanfaat untuk kita semua terimakasih.