Kehadiran pinjaman online saat ini menjadi salah satu solusi bagi mereka yang sedang membutuhkan dana cepat. Karena salah satu keunggulan dari pinjaman online memang berupa prosesnya yang cepat dari mulai pengajuan hingga dana pinjaman cair. Bahkan beberapa pinjaman bulanan online langsung cair ada yang mengklaim prosesnya ini hanya membutuhkan waktu dalam hitungan menit saja. Tentu hal ini membuat sebagian orang yang membutuhkan dana cepat, tidak perlu berpikir dua kali untuk langsung mengajukan pinjaman secara online.

Namun jika Anda meminjam online juga wajib berhati-hati. Pasalnya meskipun sudah banyak sekali fintech (financial technology) atau pinjaman online yang sudah terpercaya saat ini, masih ada juga layanan pinjaman online yang illegal alias menipu. Sehingga agar Anda tidak terjebak pinjaman online yang menipu tersebut, memperhatikan layanan pinjaman online yang dituju terbilang sangat penting. Bahkan menjadi langkah pertama yang harus Anda lakukan sebelum mantap mengajukan pinjaman.

Untuk meminjam secara online, Anda harus memilih layanan pinjaman yang aman dan terpercaya. Untuk mengetahuinya, Anda bisa mengikuti berbagai cara berikut ini:

  • Sudah terdaftar di OJK (Otoritas Jasa Keuangan).

Pinjaman online yang aman atau legal harus sudah terdaftar dan diawasi oleh OJK. Sehingga sebelum tergiur untuk mengajukan pinjaman online, sebaiknya cek terlebih dahulu apakah pinjaman online yang bersangkutan sudah terdaftar ataukah belum di OJK. Caranya dengan mengunjungi langsung laman website OJK dan mencaritahunya dari sana.

  • Memiliki layanan konsumen.

Sebaiknya pilih pinjaman online yang memiliki layanan konsumen jelas dan mudah untuk dihubungi, seperti sudah ada nomor telepon, alamat email, alamat kantor, kontak WA, dll. Hal ini bertujuan agar ketika mengalami suatu permasalahan, nasabah bisa menghubungi dengan mudah dan responnya cepat.

  • Memiliki website dan aplikasi pinjaman online yang secured.

Pastikan Anda meminjam online di situs yang sudah aman dan terproteksi dengan secured. Beberapa layanan pinjaman online yang legal biasanya sudah menerapkan langkah security pada website dan database-nya untuk melindungi data konsumen. Termasuk juga sudah lolos audit dan memiliki sertifikat ISO teknologi informasi guna memastikan keamanan data konsumen memang menjadi prioritas utama mereka. Suatu situs pinjaman online yang sudah terjamin, biasanya memiliki logo gembok di bagian kiri atas.

  • Meminjam dana sesuai dengan kemampuan.

Mengingat setelah meminjam Anda memiliki kewajiban untuk melunasinya, maka sebaiknya meminjam dana sesuai kemampuan. Meminjam sesuai kemampuan akan mempermudah Anda untuk melunasi pinjaman kembali. Selain itu juga berguna untuk menghindari adanya keterlambatan bayar yang membuat Anda harus membayar biaya denda. Atau yang terparah membuat Anda harus gali lubang tutup lubang agar bisa membayar pinjaman.

  • Memahami kontrak pinjaman.

Kontrak pinjaman menjadi dasar hukum saat melakukan kegiatan pinjam meminjam. Di dalam kontrak terdapat hak dan kewajiban dari pihak yang terlibat. Sebaiknya baca dengan teliti isi kontrak pinjaman yang ditawarkan oleh fintech. Jangan ragu untuk bertanya jika ada beberapa poin yang dinilai belum dipahami. Dengan demikian, Anda bisa terhindarkan dari resiko mengalami kekecewaan di kemudian hari.

Dengan melakukan berbagai cara di atas, nantinya bukan hal sulit lagi untuk menentukan mana yang merupakan pinjaman online yang aman terpercaya, dan mana pinjaman online yang illegal. Umumnya tenor pinjaman pada fintech adalah harian. Sehingga nasabah harus membayar kembali dana yang dipinjam dalam waktu beberapa hari. Jika Anda cukup keberatan dengan hal ini, maka sebaiknya cari pinjaman bulanan online langsung cair agar bisa mengangsur pinjaman secara bulanan.