Hamil merupakan hal yang diidamkan oleh semua pasangan ketika baru menikah. Untuk cepat hamil biasanya pasangan mempersiapkan diri memeriksa prakonsepsi untuk mengetahui kehamilan dan merencanakan kehamilan sehat dengan mengatur berat badan sesuai dengan tinggi dan usia.

Jika sudah memiliki kehamilan sebelumnya maka sebaiknya maka berhenti menggunakan KB karena akan mengendalikan hormon dalam tubuh dan program kehamilan membutuhkan siklus untuk terjadi ovulasi secara teratur kembali. Untuk hamil maka perlu mengetahui masa subur setelah periode haid dan berhubungan seks sebelum terjadinya ovulasi. Setelah itu maka wanita perlu memperhatikan tanda-tanda kehamilan yang tentu berbeda dengan tanda haid.

Tanda-Tanda Kehamilan

Berikut adalah tanda kehamilan yang berbeda dengan tanda haid:

Saat hamil nyeri payudara terjadi selama 1-2 minggu setelah terjadi pembuahan dan berhenti setelah melahirkan, sedangkan saat haid nyeri payudara terjadi 1-2 hari selama menstruasi dan berhenti pada hari pertama.
Saat hamil kram perut biasanya terjadi karena proses implantasi embrio sehingga sakit terjadi pada satu sisi seperti sedang di cubit, kram ini juga lebih cepat sembuh setelah ovulasi dan mereda dalam hitungan jam. Sedangkan saat haid kram terjadi karena otot rahim mengejang dan biasanya rasa sakit pada bagian bawah hingga menjalar ke area punggung dan terjadi selama hari menuju selesainya menstruasi.

Saat hamil flek darah yang keluar berwarna merah muda terang atau kekuningan, terjadi 10-14 hari terjadinya pembuahan dan terjadi 1-2 hari dan pendarahan tidak akan terjadi secara terus menerus lebih dari 5-7 hari. Sedangkan saat haid tidak terdapat flek dan pendarahan akan keluar saat menstruasi dan warna darah mengental dan merah tua atau coklat tua.

Tanda-tanda kehamilan adalah mengidam yang tiba-tiba dan bisa tidak tertarik dengan makanan yang disukai selama ini. Beberapa ibu hamil cenderung sensitif terhadap aroma tertentu yang membuat rasa mual muncul, sedangkan saat haid wanita akan menginginkan makanan yang cenderung manis atau asin biasanya terjadi sebelum menstruasi dan rasa ngidam akan hilang setelah selesai menstruasi. Saat hamil, mual dan muntah dapat terjadi pada pagi hari yang dialami selama kehamilan dan hilang setelah melahirkan, sedangkan saat haid jarang terdapat mual kecuali jika memiliki kondisi pencernaan tidak baik.

Selain itu, sakit punggung saat hamil tidak terjadi dan biasanya terjadi pada trimester kedua atau 3 karena berat badan bertambah sembari janin yang terus membesar. Sedangkan saat haid sakit punggung umum terjadi terutama pada bagian bawah yang berdenyut dan memiliki rasa pegal hingga betis. Jika hamil rasa lemas yang dirasakan cukup lama hingga melahirkan sedangkan saat haid rasa lemas karena menstruasi dan akan membaik setelah selesai haid.

Setelah mengetahui tandanya maka ibu hamil harus menjaga kesehatan dengan:

Minum vitamin prenatal dan pemeriksaan pra konsepsi, membantu melindungi bayi dari cacat lahir.
Latihan sebelum dan saat hamil, pastikan kondisi sehat dan bugar dengan melakukan latihan intensitas dan teratur minimal 3 kali seminggu.

Mulai kunjungan prenatal, dengan mengajukan pertanyaan dan pertumbuhan bayi. Tanda-tanda kehamilan yang dirasakan ibu hamil sebaiknya mulai menghindari rokok dan alkohol penyebab faktor resiko segala penyakit karena penyebab anak akan menderita degeneratif atau cacat lahir jika pecandu rokok dan alkohol. Menjaga kebersihan dengan menghindari kontak langsung kotoran hewan dan sebaiknya jauh dari pembersih berbahan kimia. Jauhi soft cheese karena akan terbuat dari susu mentah dan membawa organisme yang membahayakan bayi dalam kandungan.