Kucing merupakan salah satu binatang peliharaan yang banyak dipilih untuk menjadi hewan paling di sayangi di rumah. Alasan memilih kucing sebagai binatang peliharaan adalah tidak membutuhkan ruang yang besar atau ruang khusus karena dapat tidur di mana saja. Jika dibandingkan dengan anjing, perawatan hingga biaya makan kucing lebih murah.

Kucing tidak membutuhkan servis khusus walaupun sesekali hal ini diperlukan untuk memanjakan dan merawat kucing. Kucing dianggap sebagai hewan yang bersih sehingga tidak perlu sering dimandikan dan tidak perlu sering diajak berjalan-jalan. Kucing memiliki tingkah lucu dan tidak sebising anjing dan jika terdapat masalah pada kulit maka hanya perlu menggunakan obat kulit kucing.

Fakta kucing adalah adanya kucing dalam sejarah salah satunya ketiak menerapkan taktik oleh CIA yang dibekali mik di bagian telinga kucing sebagai agen rahasia tetapi tidak dapat menjalankan misi karena menabrak taksi. Kucing memiliki 16 jam sehari untuk tidur jika memiliki umur 9 tahun maka kucing terbangun selama 3 tahun.

Kucing merupakan hewan pemburu karnivora yaitu tikus dan menunjukkan buruannya kepada tuannya. Walaupun dalam beberapa kasus kucing dan anjing merupakan musuh, namun dalam kehidupan nyatanya anjing dan kucing yang hidup berdampingan dapat menjadi teman. Beberapa kucing suka ketinggian dan tidak membutuhkan waktu dalam mengatur posisi tubuh ketika berada di ketinggian 32 lebih tinggi dan akan jantung dari lantai ke lantai.

Berikut adalah manfaat memelihara kucing diantaranya:

• Kucing makan lebih sedikit dan cenderung makan ikan dibandingkan aroma jagung maupun sapi serta tidak meninggalkan kotoran seperti anjing.

• Orang yang memelihara kucing lebih pintar karena bekerja lebih lama dan kucing tidak membutuhkan perhatian banyak sehingga lebih baik untuk seseorang yang memiliki intelektual sibuk.

• Kucing dapat menurunkan tingkat stress dan menurunkan kecemasan hidup hal ini dikarenakan tidak memiliki usaha banyak untuk mengurus kucing dibandingkan anjing.

• Memiliki kucing rumahan akan setara dengan pasangan romantis dimana kucing akan mengingat kebaikan dari orang menjaganya dan karena otak manusia dapat memberikan respon terhadap anak-anak bulu maka hal ini membuat tuannya tidak dapat mengacuhkan kucing.

Kucing tentu memiliki penyakit kulit yang disebabkan oleh masalah metabolisme, infeksi, stress dan alergi atau faktor eksternal seperti virus, bakteri dan jamur. Sebagai tindakan pencegahan, pemilik diwajibkan untuk membersihkan lingkungan kandang dengan menggunakan disinfektan spray antivirus yang aman, baik untuk manusia maupun binatang. Disinfektan dibutuhkan supaya kucing tidak rentan sakit.

Tanda-tanda adanya masalah kulit pada kucing adalah suka menggaruk, menggigit maupun menjilat tubuhnya, bulu mudah rontok, kulit kemerahan dan berketombe, terdapat spot melingkar di kulit yang menimbulkan bau dan menimbulkan luka berdarah hingga adanya perubahan warna kulit.

Alergi dapat terjadi pada kucing dengan produk grooming, serangga, debu, serbuk bunga maupun bahan kimia sehingga perlu obat kulit kucing untuk menanganinya.

Berikut adalah cara merawat kucing diantaranya:

• Pahami kebutuhan gizi dan asupannya, anak kucing pada usia 5 hingga 6 minggu akan menyusu dengan makanan 4 kali dalam sehari.

• Hindari memberikan makanan anjing kepada kucing yang tidak mengandung taurin untuk membantu penglihatan yang kabur dan mencegah sakit jantung.

• Pilihlah makanan daging hewan yang mudah dicerna termasuk sayuran sehingga akan membantu kesehatan kucing.

Selain menggunakan obat kulit kucing sebaiknya memandikan kucing secara teratur dengan air dingin. Saat memandikan kucing, sebaiknya tidak menggunakan air panas yang dapat membuat bulu menjadi rontok dan iritasi pada kulit, jika kucing cukup rewel maka gunakan tisu basah dan hindari penggunaan parfum penyebab kutu. Perlu juga menyikat bulu dengan sisir khusus sehingga akan membunuh kuman dan bakteri yang terdapat pada bulu terutama jika memiliki bulu tebal.